Lebih dari Sekedar Ungkapan Kata

Lebih dari Sekedar Ungkapan Kata

Pada salah satu khabar shahih dalam Shahih Bukhari, ada sebuah potongan perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada shahabat Hakim bin Hizam radhiyallahu 'anhum.

قَالَ يَا حَكِيمُ إِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ فَمَنْ أَخَذَهُ بِسَخَاوَةِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى

Beliau bersabda :
“Wahai Hakim, sesungguhnya harta itu hijau lagi manis, maka barangsiapa yang mencarinya untuk kedermawanan dirinya maka harta itu akan memberkahinya. Namun barangsiapa yang mencarinya untuk keserakahan maka harta itu tidak akan memberkahinya, seperti orang yang makan namun tidak kenyang. Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah”.

Perkataan singkat dari Nabiyyurrahman shallallahu ‘alaihi wasallam kepada shahabat Hakim bin Hizam radhiyallahu ‘anhu, yang dengan ijin Arrahman, akhirnya merubah pola berpikir dan amal Hakim yaitu tidak bersedia menerima pemberian dari orang lain setelahnya, walaupun hal tersebut sejatinya adalah hak bagi dirinya. Dan sikap itu konsisten dipegang sepanjang hayat…radhiyallahu ‘anhu

Dari perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, sejatinya ada hal lain yang menyertai komunikasi yang menghadirkan efek luar biasa kepada shahabat Hakim, dan sejujurnya hal ini yang kita sebagai pendidik tidak mudah jalankan….

Perkataan tersebut bukan sekedar ungkapan kata-kata, melainkan ungkapan dari seseorang yang telah terlebih dahulu menjalankan makna di dalamnya…di keseharian beliau…

Perkataan tersebut terdengar dari orang yang sebelumnya memberikan sedemikian besar rasa cinta melalui pemberian yang sangat tulus… tanpa ada maksud harapan imbalan…

Perkataan tersebut terucap dari lisan yang bersumber dari hati yang bersih, yang terdengar lembut dan masuk pula pada hati shahabat Hakim…

Perkataan tersebut seolah-olah memberikan siraman bagi tanaman iman shahabat Hakim yang tanah (hati) di sekitarnya telah sedemikian gembur dengan beragam cinta dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam…

Perkataan dari seorang pendidik yang sedemikian tulus mendidik…dan mendoakan mereka…
Akankah kita mengikuti beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam?

======

Semoga Alah mudahkan kita istiqomah menjalankan pendidikan yang merujuk teladannya. Aamiin.

=========

Untuk refresh dan upadate, InsyaaAllah kita dapat ikuti dalam AKG PKN batch 8
~ Pendaftaran : https://bit.ly/akademigurubatch8
~ wa.me/6282301133828 (Ustadz Haidar)

Scroll to Top